Pada aman teknologi informasi
sekarang ini, data dan informasi merupakan suatu hal yang sangat berharga dan
harus dilindungi. Kemajuan teknoogi komputer membantu semua aspek kehidupan
manusia. Kemajuan teknologi memerikan kemudahan terhadap berbagai kegiatan
pengolahan data dan informasi di berbagai bidang keidupan. Namun dari sisi lain
ada masalah baru yaitu mengennai masalah keamanan data dan informasi tersebut
karena dapat membuka peluang untuk orang-orang yang tidak bertanggung jawab
untuk menggunakannya sebagai tindak kejahatan dan tentunya kana merugikan pihak tertentu. Dalam
hal ini penlis akan membahan mengenai konsep keamanan data dan informasi.
Aspek keamanan sistem informasi
Menurut Harold
F. Tipton, Keamanan biasanya digambarkan sebagai kebebasan dari bahaya atau
suatu kondisi keselamatan. Keamanan komputer adalah perlindungan data di dalam
suatu sistem melawan terhadap otorisasi tidak sah, modifikasi, atau perusakan
dan perlindungan sistem komputer terhadap penggunaan tidak sah atau modifikasi.
Ada empat aspek utama dalam keamanan data dan informasi, yaitu :
- Authentication : agar penerima informasi dapat memastikan keaslian pesan tersebut datang dari orang yang dimintai informasi.
- Integrity : keaslian pesan yang dikirim melalui sebuah jaringan dan dapat dipastikan bahwa informasi yang dikirim tidak dimodifikasi oleh orang yang tidak berhak dalam perjalanan informasi tersebut.
- Authority : Informasi yang berada pada sistem jaringan tidak dapat dimodifikasi oleh pihak yang tidak berhak atas akses tersebut.
- Confidentiality : merupakan usaha untuk menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses.
Aspek ancaman keamanan komputer atau
keamanan sistem informasi
- Interruption : informasi dan data yang ada dalam sistem komputer dirusak dan dihapus sehingga jika dibutuhkan, data atau informasi tersebut tidak ada lagi.
- Interception : Informasi yang ada disadap atau orang yang tidak berhak mendapatkan akses ke komputer dimana informasi tersebut disimpan.
- Modifikasi : orang yang tidak berhak berhasil menyadap lalu lintas informasi yang sedang dikirim dan diubah sesuai keinginan orang tersebut.
- Fabrication : orang yang tidak berhak berhasil meniru suatu informasi yang ada sehingga orang yang menerima informasi tersebut menyangka informasi tersebut berasal dari orang yang dikehendaki oleh si penerima informasi tersebut.
Disini
akan di bahas mengenai aspek Interception yang salah satu contohnya yaitu
SNIFFING. Menurut
wikipedia Indonesia, : “Sniffer Paket (Pengendus Paket) dikenal sebagai
Network Analyzers atau Ethernet Sniffer ialah sebuah aplikasi yang dapat
melihat lalu lintas data pada jaringan komputer. Dikarenakan data mengalir
secara bolak-balik pada jaringan, aplikasi ini menangkap tiap-tiap paket dan
terkadang menguraikan isi dari RFC (Request for Comments) atau spesifikasi yang
lain. Berdasarkan pada struktur jaringan (seperti hub atau switch), salah satu
pihak dapat menyadap keseluruhan atau salah satu dari pembagian lalu lintas
dari salah satu mesin di jaringan. Perangkat pengendali jaringan dapat pula
diatur oleh aplikasi penyadap untuk bekerja dalam mode campur-aduk (promiscuous
mode) untuk "mendengarkan" semuanya umumnya pada jaringan kabel”. Definisi
lainnya SNIFFING, adalah penyadapan terhadap lalu lintas data pada suatu jaringan
komputer.
Sniffing
terbagi menjadi dua jenis, yaitu :
1. Passive Sniffing adalah suatu kegiatan penyadapan
tanpa merubah data atau paket apapun di jaringan. Passive sniffing yang umum di
lakukan yaitu pada Hub, hal ini di sebabkan karena prinsip kerja hub yang hanya
bertugas meneruskan signal ke semua komputer (broadcast). Beberapa program yang
umumnya di gunakan untuk melakukan aktifitas ini yaitu wireshark, cain-abel,
dsb.
2. Active sniffing adalah kegiatan penyadapan yang dapat melakukan perubahan paket data
dalam jaringan agar bisa melakukan sniffing, active sniffing dengan kata lain
merupakan kebalikan dari passive sniffing. Active sniffing umumnya di lakukan
pada Switch, hal ini di dasari karena perbedaan prinsip kerja antara Hub dan
Switch. Active sniffing yang paling umum di lakukan adalah ARP Poisoning, Man
in the middle attack (MITM).
Sniffer dapat dimanfaatkan untuk
hal-hal berikut:
- Mengatasi permasalahan pada jaringan komputer.
- Mendeteksi adanya penyelundup dalam jaringan (Network Intusion).
- Memonitor penggunaan jaringan dan menyaring isi isi tertentu.
- Memata-matai pengguna jaringan lain dan mengumpulkan informasi pribadi yang dimilikanya (misalkan password).
- Dapat digunakan untuk Reverse Engineer pada jaringan.
Cara Pencegahan Sniffing, yaitu sebagai berikut :
1. Enkripsi adalah suatu teknik mengamankan informasi dengan membuat informasi itu tidak dapat dibaca.
2. Port Security pada switch manageable memungkinkan kita untuk memetakan port dengan alamat MAC tertentu.
3. ARP Poisoning Detection Tools
4. Menggunakan Protokol yang sama misal dengan menggunakan protokol-protokol yang sudah dilengkapi enkripsi data untuk mengamankan data atau informasi yang kita miliki.
Sekian postingan saya kai ini, semoga bermanfaat untuk kalian semua. Terimakasih....
Referensi : https://id.wikipedia.org/wiki/Penganalisa_paket
1. Enkripsi adalah suatu teknik mengamankan informasi dengan membuat informasi itu tidak dapat dibaca.
2. Port Security pada switch manageable memungkinkan kita untuk memetakan port dengan alamat MAC tertentu.
3. ARP Poisoning Detection Tools
Cara yang paling efisien untuk
komputer yang banyak. Berbagai tools seperti ARP Watch dan Promiscan bisa
mendeteksi adanya serangan ARP cache poisoning.
a. ARP Watch : dibuat oleh Lawrence
Berkeley National Laboratory, digunakan untuk mendeteksi atau memonitor paket
ARP Reply. Akan memonitor aktifitas ethernet dan menyimpan informasi yang
didapatkan dalam bentuk pasangan alamat IP dan alamat MAC. Apabila terjadi
perubahan, sebuah email akan dikirimkan ke Admin jaringan agar bisa ditangani.
b. Promiscan : dibuat oleh
SecurityFriday, digunakan untuk mendeteksi keberadaan komputer yang menjalankan
ethernet card dengan modus promiscuous atau komputer yang sedang menjalankan
program sniffer.
4. Menggunakan Protokol yang sama misal dengan menggunakan protokol-protokol yang sudah dilengkapi enkripsi data untuk mengamankan data atau informasi yang kita miliki.
Sekian postingan saya kai ini, semoga bermanfaat untuk kalian semua. Terimakasih....
Referensi : https://id.wikipedia.org/wiki/Penganalisa_paket

